Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Diabetes Melitus Gestasional Di Desa Gunung Tua Jae Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal
Keywords:
Pengetahuan, Ibu Hamil, Diabetes Melitus GestasionalAbstract
Diabetes melitus gestasional merupakan gangguan toleransi glukosa yang pertama kali ditemukan atau didiagnosis selama masa kehamilan. Kondisi ini terjadi akibat perubahan hormon selama kehamilan yang menyebabkan resistensi insulin sehingga kadar gula darah meningkat. Diabetes melitus gestasional dapat menimbulkan berbagai komplikasi pada ibu maupun janin, seperti preeklamsia, persalinan prematur, makrosomia, hipoglikemia neonatal, serta meningkatkan risiko terjadinya diabetes melitus tipe 2 di kemudian hari. Pengetahuan ibu hamil mengenai diabetes melitus gestasional sangat penting karena dapat membantu dalam upaya pencegahan, deteksi dini, dan penanganan yang tepat selama kehamilan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang diabetes melitus gestasional di Desa Gunung Tua Jae Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2026. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Desa Gunung Tua Jae sebanyak 31 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 30 pertanyaan mengenai diabetes melitus gestasional.
Data yang diperoleh dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 31 responden, sebanyak 17 orang (54,9%) memiliki pengetahuan kurang, 9 orang (29,0%) memiliki pengetahuan cukup, dan 5 orang (16,1%) memiliki pengetahuan baik tentang diabetes melitus gestasional. Berdasarkan karakteristik responden, mayoritas berusia 20–29 tahun sebanyak 16 orang (51,6%), berpendidikan SMA sebanyak 18 orang (58,1%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 13 orang (41,9%).
Kesimpulannya, sebagian besar ibu hamil di Desa Gunung Tua Jae masih memiliki pengetahuan yang kurang tentang diabetes melitus gestasional, sehingga diperlukan peningkatan edukasi dan penyuluhan kesehatan secara berkelanjutan guna meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta kemampuan ibu hamil dalam mencegah dan mendeteksi dini diabetes melitus gestasional.






