Edukasi Pencegahan Stunting di Desa Sarak Matua Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal
Keywords:
stunting, edukasi gizi, ibu balita, penyuluhan, pengabdian masyarakatAbstract
Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan akses terhadap edukasi gizi dan pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu yang memiliki balita tentang pencegahan stunting melalui kegiatan penyuluhan edukatif di Desa Sarak Matua Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kegiatan ini melibatkan 35 ibu balita dengan metode ceramah interaktif, diskusi, serta demonstrasi media visual tentang gizi seimbang, ASI eksklusif, pemberian MP-ASI, dan perilaku hidup bersih. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata sebesar 57% pada tingkat pemahaman ibu mengenai pencegahan stunting. Selain itu, terjadi perubahan perilaku positif, seperti penerapan pola makan sehat di rumah dan pemeriksaan kesehatan rutin di posyandu. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi yang tepat sasaran mampu meningkatkan kesadaran dan perilaku ibu dalam upaya pencegahan stunting. Diperlukan kerja sama berkelanjutan dengan kader kesehatan dan pemerintah desa untuk menjaga keberlanjutan dampak kegiatan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mawaddah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


